Friday, January 6, 2017

7 larangan saat mendaki gunung


"Leave nothing but footprints, take nothing but picture, and kill nothing but time.” Bagi anak Pecinta Alam pasti tidak asing dengan kalimat tadi yang sering digunakan untuk aturan Memuncak disuatu Gunung. Kalo diartikan ke bahasa Indonesia kurang lebih begini lah, jangan tinggalkan apapun kecuali jejak, jangan mengambil apapun kecuali gambar/foto, dan jangan membunuh apapun kecuali waktu. Ya memang kalimat tersebut mengandung makna bahwa kita sebagai  Pendaki diharapkan menerapkan aturan tersebut ketika kita sedang muncak.
Tujuannya untuk apa? Yang pastinya agar Alam kita yang indah ini tidak tercemari oleh tangan-tangan perusak alam dan juga pastinya melatih pendaki agar bisa menjaga kebersihan Karena (Kebersihan sebagian daripada iman kan. Hehee.. ) OK mending langsung aja kita bahas 7 Larangan saat Mendaki Gunung.

1.  Meninggalkan Sampah Seenaknya



Ya mengapa saya menempatkan ini pada Nomer pertama Karena kalian pasti sudah tahu. Bahwa belakangan ini sampah menggila dan sampek tidak terkendali entah Karena penyebabnya bisa Faktor Alam itu sendiri ataupun Faktor Buatan yakni Manusia. Saya pesan pokoknya mulai hari ini apabila ingin muncak bawalah Trashbag atau Karung sob Usahakan yang besar agar bisa menampung sampah kalian dan ingat “BAWA TURUN SAMPAHMU”.
 
2.  Merusak Alam dan Segala Isinya

Inget sob digunung kita hanya tamu! Jangan berlaku seenaknya! Jadi sudah sepatutnya kita hargai ataupun kalo bisa kita jaga Ala ini. Jangan seenaknya menebang pohon dan kalo bisa apabila ingin membuat api unggun buatlah hanya dengan bahan ranting atau batang pohon yang berserakan. Dan kalo bisa jangan merusak papan informasi sob Karena hal itu sangat penting buat pendaki-pendaki lainnya agar tidak usah mencari jalan lain.

3.  Mengambil apapun yang ditemukan di alam


Kalo yang ini kebanyakan kasusnya pencurian Bunga Edelweiss. Entah ada apa dengan bunga ini saya juga belum tahu banyak tapi menurut saya bunga ini tidak bagus-bagus amat atau indah-indah amat. Mendingan yaa bunga mawar atau melati gitu yang sudah jelas Indah dan harus baunya pastinya. Udah lah mulai hari ini Stopp!! Jangan melakukan hal konyol seperti itu Karena ditakutkan apabila bunga tersebut Punah gimana. Jadi jadilah Pendaki yang mencintai alam beserta isinya dan inget kata ini “KITA TIDAK MEWARISI ALAM DARI NENEK MOYANG TAPI KITA MEMINJAMNYA DARI ANAK CUCU KITA MAKA KEMBALIKANLAH SECARA UTUH”


4.  Membunuh Hewan dan tumbuhan

Kamu pendaki atau pemburu? Kalo pendaki yaa harus mencintai serta menjaga alam kita ini inget disana kita hanya numpang maen, numpang foto, numpang jalan-jalan dan numpang tidur. Jadi selaku tamu sepantasnya kita jangan merusak bahkan membuh makhluk hidup seperti hewan dan tumbuhan Karena ingat merekalah Sang Tuan Rumah dan kita hanya Tamu..

5.  Membuat Jalur baru ataupun mengubah arah jalur


Yang satu ini menurut saya jangan sampek lah kita sebagai pendaki. Karena ditakutkan akan berakibat fatal menuju (jalur nyasar ataupun jalur hewan). Sebagai pendaki sepatutnya kita bersikap dewasa dan mengambil tindakan yang menurut kita benar dan jauhi yang salah.

 
6. Bersikap sombong atau seenaknya


Yang satu ini berhubungan dengan adat istiadat daerah setempat. Banyak sekali gunung-gunung di Indonesia yang disakralkan atau apalah itu salah satu contohnya Gunung Lawu yang disana masih terdapat sesajen.

Oleh Karena itu, kita harus jaga perilaku, jaga sikap, jaga omongan dan hormati budaya dan tradisi setempat. Kalo tidak, bisa bahaya, soalnya saya sering denger banyak kejadian tersesat atau kecelakaan yang diakibatkan oleh buruknya prilaku pendaki saat sedang berada di belantara gunung yang disakralkan tersebut. 

7.  Jangan tinggalkan teman terlalu jauh di belakang


Yang satu ini saya pernah ngalami dan itu membuat saya sedih. Bagaimana tidak, kita berangkat mendaki bersama dan harus sampek puncak bersama. Itulah teman namanya, ingat, temanmu lebih berharga dari puncak gunung.

Setiap orang pastilah memiliki kondisi fisik yang berbeda-beda dan tidak sepatutnya kita menunjukkan Ego pribadi kita pada saat mendaki. Jangan tinggalkan teman terlalu jauh di belakang apalagi jika teman tersebut baru melakukan pendakian pertama kali.

Nah sepertinya sekian dari saya moga informasi-informasi diatas sekalian bermanfaat buat para viewers sekalian. Like and Comment Karena kritikan anda-anda sekalian membuat saya tau apa yang kurang dari artikel saya ini. Oke Terima Kasih Gawe kon kabeh rek Ngentenn Poll

0 komentar:

Post a Comment